Pembentukan IIK FK UPI: Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Keluarga dan Dukung Pencapaian SDG 3

Pembentukan IIK FK UPI: Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Keluarga dan Dukung Pencapaian SDG 3

Bandung, 13 Oktober 2025. Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) resmi membentuk Ikatan Ibu-Ibu Keluarga (IIK) sebagai wadah kebersamaan dan pemberdayaan keluarga sivitas akademika dalam bidang kesehatan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Auditorium Gedung FK UPI Lantai 3 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dan dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar FK UPI.

Pembentukan IIK FK UPI menjadi langkah nyata fakultas dalam memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat kampus. Melalui kegiatan ini, FK UPI menunjukkan komitmennya untuk membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat sekitar.

Sebagai institusi yang menjunjung nilai “Melesat Bersama untuk UPI Gemilang”, FK UPI memaknai pembentukan IIK sebagai bagian dari program “berdampak” – yaitu kegiatan yang membawa manfaat langsung bagi keluarga besar universitas. Melalui wadah ini, para ibu di lingkungan FK UPI diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menularkan kebiasaan hidup sehat, menjaga keseimbangan gizi keluarga, serta meningkatkan literasi kesehatan di rumah dan di lingkungan kerja.

Ketua IIK FK UPI, Dra. Evi Hadiany Isnaeningsih, S.H., yang juga merupakan istri dari Dekan Fakultas Kedokteran UPI, menyampaikan bahwa pembentukan IIK menjadi langkah awal untuk mempererat tali kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan keluarga. Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembentukan karakter dan gaya hidup sehat, sehingga kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat di lingkungan kampus dan menjadi inspirasi bagi keluarga besar UPI lainnya.

Kegiatan pembentukan IIK FK UPI juga diisi dengan sesi edukasi gizi bertema “Penyusunan Menu Makanan Sehat untuk Keluarga” oleh dr. Abdullah Firmansyah, M.Kes., Sp.GK, yang menekankan pentingnya pola makan seimbang untuk mencegah penyakit tidak menular. Selain itu, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan darah (kolesterol) serta pengukuran komposisi tubuh menggunakan alat InBody.

Alat InBody merupakan perangkat berbasis teknologi Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) yang mampu menganalisis kadar lemak, massa otot, dan distribusi cairan tubuh dengan presisi tinggi. Pemeriksaan ini memberikan data akurat bagi peserta untuk memahami kondisi tubuh mereka, sehingga dapat mengambil langkah preventif terhadap obesitas, sindrom metabolik, atau gangguan kesehatan lainnya.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being). Melalui pembentukan IIK dan penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan, FK UPI berkontribusi pada peningkatan kesadaran gizi, deteksi dini penyakit tidak menular, dan promosi gaya hidup sehat di lingkungan akademik. Langkah ini juga memperkuat misi UPI sebagai kampus pendidikan yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Dari kegiatan ini, FK UPI mendorong sejumlah rekomendasi strategis, antara lain:

  1. Integrasi kegiatan IIK dengan program kesehatan kampus seperti Campus Health Movement dan layanan kesehatan rutin.
  2. Pengembangan kolaborasi antara FK UPI dan mitra industri kesehatan untuk edukasi gizi dan pemeriksaan berkala.
  3. Peningkatan literasi kesehatan keluarga melalui pelatihan, seminar, dan publikasi ilmiah berbasis keluarga sehat.
  4. Mendorong IIK menjadi model komunitas keluarga sehat di lingkungan perguruan tinggi.

Rangkaian acara turut dihadiri oleh pimpinan FK UPI, dosen, tenaga kependidikan, dan keluarga besar fakultas. Acara berlangsung hangat dan partisipatif, diakhiri dengan sesi pemeriksaan kadar lemak tubuh, tes kolesterol, serta foto bersama seluruh peserta dan panitia. Dukungan kegiatan ini juga datang dari mitra industri kesehatan Sunthi Sepuri yang berperan dalam penyediaan alat dan dukungan logistik kegiatan.

Dengan semangat kolaboratif, FK UPI berharap IIK dapat menjadi motor penggerak kesehatan keluarga di lingkungan universitas. Kegiatan ini bukan hanya langkah awal pembentukan komunitas, tetapi juga simbol dari komitmen FK UPI untuk menciptakan lingkungan akademik yang sehat, produktif, dan berkelanjutan — sejalan dengan visi besar UPI dalam mewujudkan pendidikan yang berdampak bagi masyarakat luas.

Kontributor : Humas FK UPI