FK UPI Selenggarakan Workshop PBL untuk Dukung SDGs melalui Peningkatan Mutu Pendidikan Kedokteran

FK UPI Selenggarakan Workshop PBL untuk Dukung SDGs melalui Peningkatan Mutu Pendidikan Kedokteran

Bandung. Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) menyelenggarakan Workshop Pelatihan Case Development dan Blueprint Development dalam Problem-Based Learning (PBL) pada Jumat, 28 November 2025 di Ruang Rapat Lantai 3 sebagai upaya memperkuat mutu pembelajaran kedokteran. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Prof. Dr. Endang Sutedja, dr., SpKK(K), FINSDV, FAADV dan dr. Iswandy Janetputra Turu’ Allo, MMedSci., Sp.J.P., FIHA yang memberikan penguatan mendalam terkait pengembangan kasus, penyusunan blueprint, serta penulisan trigger berkualitas. Inisiatif ini menunjukkan komitmen FK UPI dalam meningkatkan kapasitas dosen agar pembelajaran lebih relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan dinamika layanan kesehatan modern. Melalui kegiatan ini, FK UPI juga mempersiapkan pelaksanaan PBL semester mendatang agar berjalan lebih sistematis, autentik, dan selaras dengan capaian pembelajaran program studi.

Workshop ini selaras dengan semangat Program Mahasiswa Berdampak yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerapkan pemikiran kritis dan penyelesaian masalah berbasis konteks nyata. Dengan penguatan kualitas PBL, mahasiswa FK UPI diharapkan semakin terlatih dalam mengintegrasikan ilmu biomedis, klinis, perilaku, dan kesehatan masyarakat, sehingga memiliki kepekaan sosial dan kompetensi yang lebih kuat untuk terjun ke masyarakat. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian SDGs, terutama SDG 3 tentang kesehatan yang baik, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, serta SDG 17 yang menekankan kolaborasi lintas sektor. Melalui pendekatan pembelajaran yang lebih terstruktur dan kontekstual, FK UPI mempertegas perannya sebagai institusi yang mendorong pembangunan kesehatan dan pendidikan berkelanjutan.

Untuk memperkuat implementasi jangka panjang, beberapa rekomendasi strategis disampaikan, seperti pembentukan tim pengembang kasus lintas disiplin secara berkelanjutan, peningkatan kualitas jaminan mutu kasus melalui siklus blueprint–trigger–evaluasi, serta integrasi konteks lokal Jawa Barat ke dalam setiap kasus agar pembelajaran lebih sesuai dengan kebutuhan lapangan. Selain itu, pemanfaatan data umpan balik mahasiswa dan tutor juga ditekankan sebagai dasar penyempurnaan materi PBL di setiap semester, serta peningkatan kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan sebagai sumber autentikasi kasus. Strategi-strategi ini diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan implementasi PBL dan memastikan lulusan FK UPI memiliki kemampuan klinis dan non-klinis yang komprehensif.

Kegiatan workshop berlangsung melalui rangkaian sesi kuliah interaktif, penyusunan blueprint, penulisan trigger, serta diskusi umpan balik. Kegiatan ini dipimpin oleh Dekan FK UPI, Dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, dan dihadiri para Wakil Dekan, Ketua MEU, Ketua Program Studi Kedokteran, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, serta para Kepala Seksi di lingkungan FK UPI. Dengan terselenggaranya workshop ini, FK UPI semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan kedokteran yang inovatif, berkualitas, dan berdampak nyata dalam mencetak tenaga kesehatan masa depan yang kompeten, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kontributor : Humas FK UPI