UPI Hadiri Program Relawan Kesehatan Bandung: Perkuat Kolaborasi untuk SDGs & Kampus Berdampak

UPI Hadiri Program Relawan Kesehatan Bandung: Perkuat Kolaborasi untuk SDGs & Kampus Berdampak

Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Fakultas Kedokteran menghadiri Pertemuan Program Relawan Kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung pada 1 Desember 2025 di Hotel Mutiara, Bandung

Pada kesempatan ini, FK UPI diwakili oleh Sarna Suryana, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Seksi Pendidikan dan Kemahasiswaan, yang menegaskan komitmen UPI sebagai Kampus Berdampak dalam memperkuat kontribusi tridarma perguruan tinggi. Keterlibatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya, termasuk kegiatan di UNISBA pada 14–15 November 2024, serta menjadi wujud keseriusan FK UPI dalam menghadirkan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendidikan, riset, dan pengabdian.

Dinas Kesehatan Kota Bandung menjelaskan bahwa program relawan kesehatan ini merupakan program jangka panjang yang dirancang untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi profesi. Dalam forum ini, Dinkes mendorong institusi yang belum memiliki MoU untuk segera menyusunnya, sementara bagi yang telah menjalin kerja sama diharapkan memperbarui dan mempertajam PKS, termasuk pengelolaan wahana pembelajaran yang masih terbatas jumlahnya. Selain itu, Dinkes turut menyampaikan adanya reward dari Kementerian Kesehatan bagi relawan yang berkontribusi aktif sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap pelibatan perguruan tinggi.

Pertemuan ini juga menegaskan kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 17 (Kemitraan). Melalui partisipasi dalam program relawan kesehatan, FK UPI melihat peluang penguatan kompetensi mahasiswa, peningkatan literasi kesehatan di masyarakat, serta penciptaan inovasi akademik yang selaras dengan kebutuhan layanan kesehatan Kota Bandung. Pendekatan ini sejalan dengan visi UPI sebagai Kampus Berdampak, yang tidak hanya berfokus pada proses pendidikan tetapi juga pada manfaat konkret bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, pertemuan ini merumuskan arah strategis bahwa Dinas Kesehatan sedang membangun ekosistem relawan kesehatan yang bersifat luas dan adaptif, di mana kontribusi perguruan tinggi disesuaikan dengan kapasitas masing-masing institusi dalam kerangka tridarma. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan program-program sinergis yang efektif dan efisien, sehingga mampu memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi kesehatan masyarakat Kota Bandung.