Bandung. Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) menghadiri rangkaian Pertemuan Ko-kreasi Mekanisme Umpan Balik Implementasi Kebijakan Kesehatan yang diselenggarakan pada 18 November 2025 di Universitas Katolik Parahyangan pukul 09.00–12.30 WIB, dan dilanjutkan pada 19 November 2025 di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat pukul 09.00–16.00 WIB. FK UPI diwakili oleh Prof. dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, M.Pd., Ph.D. (Dekan) dan Dr. dr. Lucky Angkawidjaja Roring, M.Pd., AIFO (Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Umum), yang menunjukkan komitmen kuat fakultas dalam mendukung penguatan sistem kesehatan melalui peran akademisi. Kehadiran pimpinan ini menegaskan kontribusi FK UPI dalam memperkuat tata kelola sumber daya sebagai fondasi tridharma perguruan tinggi.
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Hamidie menyoroti pentingnya peran FK UPI dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki perspektif preventif dan kepekaan sosial. Sementara itu, Dr. Lucky menekankan bahwa pengelolaan SDM, sarana, dan fasilitas pendidikan yang terintegrasi menjadi kunci untuk memastikan proses pembelajaran berjalan efektif. FK UPI juga menegaskan implementasi program “berdampak”, salah satunya penguatan laboratorium keterampilan (skills lab) yang mendukung pendidikan dokter berbasis promotif dan preventif, termasuk edukasi pencegahan penyakit degeneratif di masyarakat. Inisiatif ini sejalan dengan SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan) dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) karena berfokus pada peningkatan kapasitas kesehatan publik dan mutu pendidikan kedokteran.
Rangkaian kegiatan yang meliputi diskusi teknis, pemetaan kebijakan, dan perumusan indikator pemantauan kebijakan ini melibatkan BKPK Kemenkes, R4D, UGM, serta berbagai pemangku kepentingan kesehatan di Jawa Barat. FK UPI merekomendasikan penguatan kemitraan lintas lembaga, peningkatan transparansi pengelolaan sumber daya, serta percepatan penelitian berbasis masyarakat sebagai langkah strategis lanjutan. Melalui keterlibatan aktif dan kepemimpinan akademik, FK UPI menegaskan komitmennya sebagai institusi yang tidak hanya mendidik dokter, tetapi juga berkontribusi langsung pada keberlanjutan sistem kesehatan nasional.
Kontributor : Humas FK UPI
