Tim dosen Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Jati, Kecamatan Tarogong, Kabupaten Garut, pada Selasa, 4 Agustus 2026. Dipimpin oleh Dr. dr. Lucky Angkawidjaja Roring, M.Pd, AIFO., tim yang beranggotakan 6 mahasiswa ini mengajak 30 lansia anggota Kelompok Senam Altar Ceria mengikuti serangkaian kegiatan kesehatan, mulai dari senam Brainfit, pemeriksaan kesehatan dasar, hingga edukasi gizi.
Senam Brainfit, Gerakan Sehat untuk Otak dan Tubuh
Kegiatan dibuka dengan sesi Senam Brainfit di area terbuka desa. Berbeda dari senam pada umumnya, gerakan Brainfit dirancang khusus untuk menstimulasi fungsi otak sekaligus menjaga kebugaran fisik peserta. Sebanyak 30 peserta lansia mengikuti seluruh rangkaian gerakan dengan penuh semangat, diselingi tawa dan interaksi hangat antarpeserta.
Mahasiswa yang tergabung dalam tim turut mendampingi para lansia selama sesi berlangsung, memastikan setiap gerakan dilakukan dengan aman dan nyaman.
Cek Kesehatan Gratis: Tensi, Gula Darah, dan Tes Kognitif
Usai berolahraga, tim FK UPI membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh peserta. Tiga jenis pemeriksaan disediakan, yaitu pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, dan tes fungsi memori menggunakan Mini-Cog Test yang dilakukan secara personal kepada setiap peserta.
Pemeriksaan tekanan darah dan gula darah bertujuan memantau kondisi fisik lansia secara berkala, sementara Mini-Cog Test digunakan untuk mendeteksi lebih dini potensi penurunan fungsi kognitif pada kelompok usia lanjut.
Edukasi Gizi Khusus Lansia
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi penyuluhan gizi yang disampaikan oleh dr. Abdullah Firmansah. Dalam sesi ini, ia menjelaskan pola makan sehat dan kebutuhan asupan nutrisi seimbang yang disesuaikan dengan kondisi tubuh lansia. Peserta aktif bertanya seputar menu makanan sehari-hari, termasuk cara mengatur porsi makan agar tetap sesuai kebutuhan gizi di usia lanjut.
Sinergi untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Lansia
Kegiatan ini menggabungkan empat aspek sekaligus: kebugaran fisik melalui senam, pemantauan kesehatan dasar melalui pemeriksaan tensi dan gula darah, deteksi dini fungsi kognitif melalui Mini-Cog Test, serta literasi gizi melalui penyuluhan. Rangkaian ini sejalan dengan sejumlah target dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dosen, mahasiswa, dan kelompok lansia di tingkat desa.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi salah satu bentuk kontribusi FK UPI dalam mendekatkan layanan kesehatan preventif kepada masyarakat, khususnya kelompok lansia di wilayah pedesaan.
Kontributor : Humas FK UPI



