IPSAM 2026: Dorong Penguatan Riset Fisiologi dan Kesehatan Nasional

IPSAM 2026: Dorong Penguatan Riset Fisiologi dan Kesehatan Nasional

Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) menggelar Indonesian Physiology Society Annual Meeting (IPSAM) 2026 di Auditorium Lantai 6 FPEB UPI, Bandung, pada Jumat, 3 Juli 2026. Pertemuan ilmiah ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian International Conference on Exercise, Health and Physiology (ICEHP) 2026 yang diselenggarakan di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia.

Forum Ilmiah Fisiologi, Kesehatan, dan Rehabilitasi

IPSAM 2026 menjadi wadah pertukaran informasi dan gagasan ilmiah yang menghadirkan berbagai sesi pembahasan mengenai perkembangan riset di bidang fisiologi, kesehatan, olahraga, metabolisme, hingga rehabilitasi.

Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari bidang akademik dan kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta terdiri atas guru besar, dosen, peneliti, praktisi kesehatan, mahasiswa, serta delegasi Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (IAIFI).

Melalui forum tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian sekaligus bertukar pengetahuan dan pengalaman terkait perkembangan keilmuan fisiologi dan penerapannya dalam bidang kesehatan dan olahraga.

Selain sesi pemaparan ilmiah, IPSAM 2026 juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada peneliti melalui kategori Best Presentation dan Best Poster. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas penelitian serta kemampuan peserta dalam menyampaikan hasil riset secara ilmiah dan komunikatif.

Diskusi Interaktif Melalui Lunch Seminar

Rangkaian IPSAM 2026 turut dilengkapi dengan Lunch Seminar yang menjadi ruang diseminasi ilmu pengetahuan sekaligus diskusi interaktif antara peserta dan para pakar.

Sesi tersebut membahas berbagai isu aktual dalam bidang fisiologi, kesehatan, olahraga, dan ilmu terkait. Peserta berkesempatan menyampaikan pertanyaan, bertukar pandangan, serta mendalami topik yang disampaikan oleh narasumber.

Antusiasme peserta terlihat dari berlangsungnya diskusi yang dinamis selama sesi tanya jawab. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkaya perspektif ilmiah sekaligus memperkuat jejaring akademik antarpeserta.

Memperkuat Kolaborasi dan Internasionalisasi

Penyelenggaraan IPSAM 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia, Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (IAIFI).

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan profesional, sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan serta pengembangan riset di bidang fisiologi, olahraga, dan kesehatan.

Melalui penyelenggaraan IPSAM 2026, FK UPI terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan kedokteran yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan kolaborasi lintas institusi. Kegiatan ini juga mendukung upaya internasionalisasi melalui penguatan forum ilmiah dan jejaring akademik di bidang kedokteran dan kesehatan.

Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan resmi ditandatangani oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Umum FK UPI, Dr. dr. Lucky Angkawidjaja Roring, M.Pd., AIFO, pada 6 Juli 2026 di Bandung.

Kontribusi terhadap SDGs

Penyelenggaraan IPSAM 2026 turut memberikan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui diseminasi hasil penelitian dan pertukaran pengetahuan di bidang fisiologi, kesehatan, olahraga, metabolisme, dan rehabilitasi. Kegiatan ini juga mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Bermutu (Quality Education) dengan menyediakan ruang pembelajaran, pengembangan kapasitas, dan pertukaran gagasan ilmiah bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi kesehatan. Selain itu, kolaborasi antara FK UPI, Sekolah Farmasi ITB, dan IAIFI dalam penyelenggaraan forum ilmiah ini sejalan dengan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals), khususnya dalam memperkuat jejaring kerja sama antarlembaga untuk mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan.

Kontributor : Humas FK UPI