Bandung, 15 Desember 2025 — Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) kembali membuktikan keunggulannya di kancah nasional setelah tiga mahasiswanya— Tsabita Imania R., (Ketua Tim), Salim Abdillah dan Fadhilah Husnul K.—berhasil meraih Juara 3 Lomba Esai Ilmiah Nasional. Prestasi gemilang ini diraih dalam ajang Temu Ilmiah Wilayah Dua (TEMILDU) 2025 yang diselenggarakan secara daring oleh Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia Wilayah II (ISMKI Wilayah Dua). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Kedokteran UPI dalam mencetak generasi dokter yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga unggul dalam riset dan inovasi. Mereka mempresentasikan esai berjudul “Au-BasedTrace System: Inovasi Teknologi Microchamber-VOC Sensing Portabel untuk Deteksi Dini Diabetes Melitus Tipe II di Layanan Primer.” Dukungan penuh FK UPI, mulai dari fasilitas hingga bimbingan dosen, berperan besar dalam mematangkan ide inovatif ini, memastikan kualitas karya ilmiah mahasiswa mampu bersaing dengan peserta dari seluruh Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia, sekaligus menunjukkan dampak positif lingkungan akademik yang berorientasi solusi.
Pencapaian ini secara langsung merefleksikan implementasi program unggulan FK UPI, yaitu program “Berdampak” (DIKTISAINTEK BERDAMPARK), yang fokus pada luaran riset yang memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat. Inovasi Au-BasedTrace System yang diusulkan memiliki potensi besar untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan deteksi dini Diabetes Melitus Tipe II (DM Tipe II) di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Karya ini secara konkret berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik (Good Health and Well-being), melalui upaya promotif dan preventif penyakit metabolik. Untuk menindaklanjuti potensi ini, Rekomendasi Strategis yang diajukan adalah mendorong alokasi dana untuk penelitian lanjutan, memfasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta mengintegrasikan ide-ide penelitian unggul ini ke dalam kurikulum Program Studi Kedokteran.
Rangkaian kompetisi TEMILDU 2025 dengan tema “HORMONE” (Harnessing Opportunities in Regulation, Metabolism, Organization, and Neuroendocrinology Exploration) berlangsung ketat mulai dari pendaftaran (13 Oktober – 17 November 2025), pengumuman finalis (27 November 2025), presentasi final (7 Desember 2025), hingga pengumuman juara pada 12 Desember 2025. Keberhasilan meraih Juara 3 ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh civitas akademika FK UPI untuk terus berinovasi dan berkontribusi melalui riset ilmiah, menghasilkan tenaga medis masa depan yang unggul, berintegritas, dan berdampak bagi kemajuan bangsa.
Kontributor : Humas FK UPI


