Akselerasi Inovasi Kedokteran Olahraga, FK UPI Jalin Kolaborasi Strategis dengan RSPAD Gatot Soebroto dan INASRM

Akselerasi Inovasi Kedokteran Olahraga, FK UPI Jalin Kolaborasi Strategis dengan RSPAD Gatot Soebroto dan INASRM

BANDUNG, FK UPI – Pada Selasa, 16 Desember 2025 , Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) melakukan kunjungan strategis ke Jakarta untuk memperkuat posisinya sebagai pelopor kedokteran olahraga di Indonesia melalui inisiatif kemitraan yang berdampak luas. Dalam langkah nyata peningkatan kualitas akademik dan layanan kesehatan nasional, FK UPI menginisiasi kolaborasi bersama Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto dan Indonesian Society of Regenerative Medicine (INASRM). Fokus utama dari sinergi ini adalah pengembangan pusat keunggulan yang memadukan riset mutakhir dengan praktik klinis guna menjawab tantangan kesehatan masa kini melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kemitraan ini dirancang sebagai program “Berdampak” yang secara langsung akan meningkatkan kompetensi dosen serta praktisi melalui transfer pengetahuan dan teknologi medis terbaru. Melalui pembentukan pusat sport science dan sport medicine, FK UPI tidak hanya berfokus pada prestasi atlet, tetapi juga pada penyediaan solusi preventif dan promotif bagi masyarakat umum dan komunitas olahraga. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih tangguh, di mana hasil riset universitas dapat diimplementasikan langsung untuk menangani cedera olahraga dan penyakit degeneratif sesuai dengan visi unggulan fakultas.

Kontribusi FK UPI dalam kolaborasi ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada Goal 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera karena berfokus pada pencegahan penyakit degeneratif melalui aktivitas fisik. Selain itu, kerja sama ini mendukung Goal 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui integrasi antara institusi pendidikan, fasilitas kesehatan militer, dan organisasi profesi medis yang menjalin kolaborasi internasional. Dengan memperkuat kerja sama lintas sektor, FK UPI memastikan bahwa inovasi medis seperti terapi sel punca dapat diakses secara aman dan berbasis bukti.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, direkomendasikan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) khusus untuk mempercepat penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Hal ini sangat penting untuk memastikan akselerasi implementasi terapi sel punca (stem cell) di bidang olahraga dapat segera terwujud. Langkah strategis ini akan memposisikan Indonesia agar memiliki pusat rujukan kedokteran regeneratif yang memenuhi standar etika dan kompetensi tinggi melalui kolaborasi antara akademisi dan praktisi klinis.

Rangkaian acara di Jakarta diawali dengan audiensi bersama Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayor Jenderal TNI dr. Ichsan Firdaus, Sp.KJ., M.M.R.S, CFrA, yang menerima langsung delegasi untuk membahas ruang kolaborasi akademik. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama Ketua INASRM, Brigjen dr. Jonny, Sp.PD, KGH, yang menyepakati kerja sama dalam pelatihan serta riset sel punca untuk penanganan cedera. Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya inovasi kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi dunia olahraga nasional.

Delegasi dari FK UPI dipimpin langsung oleh Dekan FK UPI, Prof. dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, Ph.D, didampingi oleh Dr. Abdullah Firmansah, M.Kes, Sp.GK. Selain para pimpinan, koordinasi teknis kegiatan ini juga melibatkan dukungan dari pihak internal fakultas seperti para Wakil Dekan dan Kepala Seksi Pendidikan dan Kemahasiswaan. Pertemuan ini menandai komitmen kuat FK UPI dalam membangun sinergi yang konstruktif untuk memajukan kualitas pendidikan kedokteran dan layanan medis di Indonesia. 


Kontributor : Humas FK UPI