Bekasi, 9 Desember 2025 — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memimpin inisiatif transformatif dalam pencegahan kesehatan anak usia sekolah melalui pembentukan “UKS Modern” yang mengintegrasikan gizi, pendidikan, dan pemantauan klinis. Bertolak dari Bekasi, kolaborasi inovatif ini menyatukan kekuatan UPI, FK UPI, dan Klinik Artikular untuk memastikan Program Makan Siang Gratis (MSG) bukan hanya intervensi nutrisi, tetapi juga pilar pembentukan ekosistem hidup sehat dan pencegahan penyakit muskuloskeletal di lingkungan sekolah. Kehadiran FK UPI dalam proyek ini menekankan bahwa aspek medis dan preventif harus menjadi garis depan dalam setiap kebijakan kesehatan publik di ranah pendidikan.
Integrasi multidisiplin ini menjadi mungkin berkat peran strategis dari dr. Alif Noeriyanto Rahman, Sp.OT, FIPM, FIPP, CIPS, C.PSH, AIFO–K. Sebagai dosen di Fakultas Kedokteran UPI sekaligus Staf Khusus Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, serta CEO Klinik Artikular, beliau berfungsi sebagai jembatan penting yang menghubungkan keahlian ortopedi, riset pendidikan, dan implementasi lapangan. Program ini dirancang untuk mengatasi masalah gizi dan, yang lebih spesifik, memantau risiko nyeri dan gangguan postur pada peserta didik, yang relevan dengan latar belakang keahlian beliau. Inisiatif ini selaras dengan prinsip Program Berdampak UPI dalam memberikan solusi nyata yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat luas.
Alif menegaskan, “Program Gizi harus dilihat sebagai investasi pencegahan jangka panjang. Kami menggunakan kerangka UKS Modern untuk memastikan setiap aspek makanan, kebersihan, hingga edukasi postur tubuh dimonitor dengan perspektif klinis. Kami bertekad mengubah konsep pemberian makan siang menjadi kampanye budaya hidup sehat yang komprehensif, sesuai dengan komitmen Indonesia terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.” Dengan demikian, FK UPI tidak hanya berfokus pada kurikulum akademik, tetapi secara aktif berpartisipasi dalam implementasi kebijakan kesehatan berbasis bukti yang berkelanjutan.
Kontributor : Humas FK UPI

