Bandung. Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) menerima kunjungan edukatif dari SMP Islam Cendekia Muda pada Selasa, 18 November 2025, di Auditorium FK UPI lantai 3. Kegiatan ini dibuka dengan pemaparan materi oleh dr. Fiska Maya Wardhani, M.Biomed., yang menyampaikan penjelasan komprehensif mengenai sistem pernapasan manusia, dampak polusi udara terhadap remaja, serta langkah-langkah menjaga kesehatan paru-paru. Kunjungan ini menjadi wujud nyata kontribusi FK UPI dalam mendukung literasi kesehatan bagi pelajar dan memperkuat peran kampus sebagai pusat edukasi publik.
Sebagai bagian dari program berorientasi berdampak, FK UPI menghadirkan pengalaman belajar langsung melalui teknologi dan fasilitas pembelajaran kedokteran yang dimiliki fakultas. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya menerima edukasi teoretis, tetapi juga memperoleh pemahaman kontekstual mengenai kesehatan pernapasan melalui demonstrasi alat dan model anatomi. FK UPI terus berkomitmen memperluas akses pembelajaran interaktif bagi pelajar agar memiliki kesadaran kesehatan sejak dini.
Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) terkait edukasi kesehatan, SDG 4 (Quality Education) melalui pembelajaran berbasis pengalaman, serta SDG 13 (Climate Action) melalui edukasi dampak polusi udara terhadap tubuh. Upaya integratif ini mendorong terbentuknya generasi muda yang lebih kritis dan peduli terhadap isu kesehatan dan lingkungan.
Ke depan, FK UPI merekomendasikan agar kolaborasi edukatif seperti ini diperluas, termasuk pengembangan modul pembelajaran tematik kesehatan untuk sekolah, program tur akademik berjenjang, dan perluasan outreach program sebagai bagian dari kontribusi FK UPI terhadap masyarakat. Kolaborasi lintas institusi diyakini dapat memperkuat pemahaman sains dan kesehatan pada level pelajar.
Setelah sesi materi, para siswa dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama memasuki Laboratorium Anatomi Kering dan menyaksikan demonstrasi organ serta sistem pernapasan secara tiga dimensi menggunakan Anatomage Table, salah satu fasilitas unggulan FK UPI dijelakan oleh Muhammad Syamsudin Umar, S.Pd. Kelompok kedua menuju Laboratorium Basah, di mana mereka dikenalkan pada berbagai model manekin medis sebagai media pembelajaran anatomi dan keterampilan klinik. Antusiasme siswa terlihat dari interaksi dan pertanyaan yang diajukan sepanjang kegiatan.
Tur ini diikuti oleh 84 siswa dan 12 guru pendamping. Dari pihak FK UPI, kegiatan didukung oleh jajaran pimpinan dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari layanan pendidikan publik fakultas. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi dan refleksi singkat sebelum rombongan kembali ke sekolah.
Kontributor : Humas FK UPI
