Bandung, 13 Agustus 2025 – Laboratorium Biomolekuler Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ilmu biomedis melalui penyelenggaraan Workshop Basic PCR Technique: Best Practice of PCR Workflow – From DNA Extraction, Preparation, and Analysis. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (13–14 Agustus 2025), ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis peserta dalam penggunaan Polymerase Chain Reaction (PCR) konvensional, salah satu teknik dasar penting dalam biologi molekuler.
Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari dokter, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Para peserta berasal dari beragam institusi seperti RS Hasan Sadikin Bandung, RC3ID UNPAD, Universitas Katolik Parahyangan, dan Universitas Islam Bandung. Pertemuan lintas institusi ini menciptakan suasana pelatihan yang kaya akan pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta kolaborasi antarprofesi.

Hadir sebagai narasumber, Dr. rer. nat. Sony Adhi Susanto, S.Si., M.Sc., Senior Application Specialist PT. Sciencewerke Indonesia, yang menyampaikan materi dasar hingga teknis penggunaan PCR. Dalam pemaparannya, beliau menekankan prinsip kerja PCR, komponen utama reaksi, serta faktor yang mempengaruhi keberhasilan amplifikasi DNA. Penyampaian dilakukan secara interaktif sehingga peserta mampu memahami konsep dengan baik sebelum melakukan praktik.

Pada sesi praktik, peserta dibagi dalam kelompok kecil agar setiap individu memiliki kesempatan untuk mengoperasikan berbagai perangkat laboratorium, seperti Bio-Rad T100 Thermal Cycler, Bio-Rad Gel Electrophoresis System, Multiskan SkyHigh Photometer, Gel Doc Imaging System, BeadRuptor, serta perangkat elektroforesis. Melalui pengalaman langsung ini, peserta diharapkan mampu memahami alur kerja PCR konvensional sekaligus meningkatkan keterampilan laboratoriumnya.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan) serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). FK UPI menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya mencetak tenaga kesehatan unggul, tetapi juga mendorong inovasi dan penguasaan teknologi mutakhir dalam bidang kedokteran dan biomedis.

Dengan adanya workshop ini, FK UPI berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, memperluas jejaring akademik, serta memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan di Indonesia.
Kontributor : Humas FK UPI
