FK UPI Perkuat Keberlanjutan Evaluasi Pendidikan Kedokteran melalui Workshop KONSEP 2025 di IPB Bogor

FK UPI Perkuat Keberlanjutan Evaluasi Pendidikan Kedokteran melalui Workshop KONSEP 2025 di IPB Bogor

Bogor, 15 Februari 2025 – Setelah sukses menjadi tuan rumah Workshop Pengembangan Konsorsium Sistem Evaluasi Pembelajaran (KONSEP) pada 11 Januari 2025,  FK UPI melanjutkan perannya dengan terus berpartisipasi aktif dalam workshop lanjutan KONSEP yang diselenggarakan di Kampus IPB Dramaga, Bogor, pada 15 Februari 2025.

Workshop ini mempertemukan akademisi dan pakar teknologi pendidikan dari berbagai fakultas kedokteran di Indonesia untuk membahas dan merancang metode penilaian berbasis digital yang lebih transparan dan akurat. Fokus utama diskusi meliputi penggunaan Computer Based Test (CBT) dalam Progress Test dan penyempurnaan metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE) guna memastikan penilaian mahasiswa yang lebih objektif dan terstandarisasi.

Partisipasi FK UPI dalam workshop ini sejalan dengan upaya sebelumnya dalam mengembangkan sistem evaluasi pembelajaran yang inovatif dan kolaboratif. Pada workshop sebelumnya, FK UPI berhasil menginisiasi kolaborasi dengan universitas binaan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (UNPAD), seperti Universitas Pasundan (UNPAS), IPB University, President University, dan Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS)

Kenapa Workshop Ini Penting?

✅ Evaluasi Berbasis Teknologi – Workshop ini membahas penggunaan Computer Based Test (CBT) dalam Progress Test serta penyempurnaan metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE) untuk memastikan penilaian mahasiswa lebih objektif dan terstandarisasi.

✅ Kolaborasi Nasional – Berbagai universitas ternama berkumpul untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam meningkatkan sistem evaluasi pembelajaran kedokteran.

✅ Peningkatan Kapasitas Dosen & Tenaga Kependidikan – Workshop ini juga menjadi ajang pelatihan bagi tenaga pendidik dalam penyusunan soal, validasi ujian, serta implementasi teknologi dalam evaluasi akademik.

Hasil dan Langkah Selanjutnya

🔹Standarisasi soal Uji Progres di berbagai institusi untuk memastikan keseragaman kompetensi mahasiswa.
🔹Penguatan CBT dan OSCE Center dengan fasilitas yang lebih memadai.
🔹Integrasi Teknologi Informasi untuk meningkatkan efisiensi sistem evaluasi berbasis digital.
🔹Pengembangan Item Bank untuk memastikan ketersediaan soal yang lebih terstruktur dan berkualitas.

Workshop ini menjadi langkah strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia. Simak perkembangan selanjutnya dan informasi lebih lengkap dengan mengikuti akun media sosial resmi kami!

📌 Jangan lewatkan update terbaru! Follow media sosial kami untuk info lebih lanjut.

Kontributor : HUMAS FK UPI