Purwokerto, 7 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI). Dua mahasiswa Program Studi Kedokteran Program Sarjana angkatan 2024, Eska Sovia dan Salim Abdillah, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Lomba Esai Ilmiah Mahasiswa Pharmacy Soedirman Competition (Pharasoed) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Kompetisi tingkat nasional ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk beradu gagasan inovatif di bidang farmasi dan kesehatan. Melalui karya ilmiah berjudul “Citrus Waste to Cancer Care: Orodispersible Film Pediatric-Friendly Berbasis Kulit Jeruk sebagai Solusi Antiemetik pada Terapi Kanker Anak”, tim FK UPI berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan ide solutif dan keberlanjutan yang mereka tawarkan.
Inovasi dari Limbah Menjadi Harapan
Dalam esainya, Eska dan Salim mengangkat potensi kulit jeruk—bahan yang sering dianggap limbah—sebagai dasar pengembangan film orodispersible (lembar obat yang mudah larut di mulut) ramah anak. Inovasi ini ditujukan untuk membantu pasien anak yang menjalani terapi kanker agar lebih nyaman dalam mengonsumsi obat antiemetik (penangkal mual akibat kemoterapi).
Konsep ini tidak hanya menekankan aspek ilmiah dan inovatif, tetapi juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
- SDG 3 (Good Health and Well-being) – menjamin kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan semua usia,
- SDG 12 (Responsible Consumption and Production) – mendorong pemanfaatan kembali limbah menjadi produk bernilai guna.
Melalui karya tersebut, tim FK UPI menunjukkan bahwa pendekatan ilmiah yang berkelanjutan dapat menjadi solusi nyata bagi masalah kesehatan dan lingkungan secara bersamaan.
Dukungan Akademik dan Semangat Kolaborasi
Keberhasilan Eska dan Salim tidak lepas dari dukungan civitas akademika Fakultas Kedokteran UPI yang senantiasa mendorong mahasiswa untuk aktif berinovasi serta berpartisipasi dalam berbagai kompetisi ilmiah. Semangat kolaboratif ini mencerminkan komitmen FK UPI dalam mewujudkan visi sebagai institusi yang terdepan dan unggul dalam menyelenggarakan pendidikan kedokteran dan kesehatan dengan keunggulan pada pencegahan penyakit-penyakit degeneratif melalui aktivitas fisik.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FK UPI mampu bersaing secara nasional, membawa ide yang tidak hanya ilmiah tetapi juga berdampak sosial dan berkelanjutan,” ujar salah satu dosen pembimbing.
Inspirasi bagi Mahasiswa Lain
Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa FK UPI lainnya untuk terus mengasah kreativitas, berpikir kritis, dan berkontribusi dalam penelitian yang berorientasi pada solusi nyata di bidang kesehatan.
Dengan semangat inovasi dan keberlanjutan, FK UPI terus berkomitmen mendukung kegiatan mahasiswa yang berperan dalam mewujudkan visi Indonesia Sehat dan berdaya saing global.
Kontributor : Humas FK UPI


