Subang – Diabetes masih menjadi ancaman kesehatan global yang tumbuh cepat. Federasi Diabetes Internasional (IDF) mencatat lebih dari 537 juta orang dewasa di dunia hidup dengan diabetes, dan jumlah ini diprediksi terus meningkat apabila pencegahan tidak dilakukan secara serius. Di Indonesia sendiri, diabetes kini menempati peringkat kelima penyebab kematian, menunjukkan betapa mendesaknya upaya edukasi dan deteksi dini bagi masyarakat.
Setiap tanggal 14 November, dunia memperingati World Diabetes Day atau Hari Diabetes Sedunia, sebuah momentum internasional untuk mengingatkan bahwa akses terhadap pelayanan diabetes harus dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Mengusung tema global “Access to Diabetes Care”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya kemudahan layanan, pemeriksaan lebih dini, dan edukasi yang tepat bagi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap visi global tersebut, Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk SEHAT: Sadari melalui Edukasi, Hadapi dan Antisipasi diabeTes. Kegiatan ini berlangsung pada 15 November 2025 di Klinik Mitra Medika Tambakan, Kabupaten Subang, dengan sasaran lebih dari seratus peserta, baik masyarakat umum maupun pasien rawat jalan yang memiliki risiko diabetes.
Pembukaan dengan Senam Diabetes: Ajak Warga Bergerak Bersama
Suasana pagi diawali dengan senam diabetes yang dipandu oleh instruktur dari komunitas pasien Klinik Mitra Medika Tambakan. Aktivitas ini tidak hanya memberi energi positif, tetapi juga mengajarkan peserta pentingnya aktivitas fisik harian sebagai langkah mudah namun efektif dalam mencegah diabetes.
Edukasi Kesehatan Bersama Dokter Spesialis
Setelah sesi senam, acara dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan oleh dr. Diah Rahmah, Sp.PD serta dr. Pipit Pitriani, M.Kes., Ph.D. Materi penyuluhan berfokus pada cara mencegah diabetes melalui pengaturan pola makan seimbang, aktivitas fisik yang cukup, serta pentingnya mengontrol kadar gula darah secara teratur.
Dalam sesi ini, dr. Diah Rahmah, Sp.PD juga menekankan bahwa pasien yang sudah terdiagnosis diabetes perlu patuh terhadap anjuran dokter, disiplin mengonsumsi obat, dan rutin melakukan kontrol rawat jalan agar komplikasi bisa dicegah sejak awal.
Uji Komposisi Tubuh dan Deteksi Dini Glukosa Darah
FK UPI bekerja sama dengan Klinik Mitra Medika Tambakan menyediakan Uji Komposisi Tubuh Gratis bagi seluruh peserta. Hasil pengukuran ini akan menjadi dasar penentuan pola diet yang lebih tepat agar peserta mencapai kondisi tubuh ideal dan menurunkan risiko diabetes.
Selain itu, dilakukan juga uji glukosa darah sebagai langkah screening awal. Pemeriksaan ini memungkinkan peserta mengetahui profil gula darah mereka dan mengambil tindakan pencegahan lebih dini apabila ditemukan hasil yang mengarah pada risiko diabetes.
Kehadiran Peserta International Cultural Exchanges
Kegiatan Pengabdian ini turut melibatkan mahasiswa peserta International Cultural Exchanges dari Termez University of Economics and Service, yang ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan. Kehadiran mereka memperkuat nuansa kolaborasi antarnegara sekaligus memperlihatkan komitmen FK UPI dalam mengembangkan jejaring internasional.
Dukungan terhadap SDGs & UI GreenMetric (52_1H)
Melalui program SEHAT ini, FK UPI memperkuat komitmennya dalam mendukung:
- SDG 3 (Good Health and Well-Being): meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui edukasi, deteksi dini, dan promosi gaya hidup sehat.
- UI GreenMetric indikator 52_1H: memperluas kegiatan community engagement yang berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui kampanye kesehatan, pemeriksaan gratis, dan penyuluhan penyakit tidak menular.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dikemas secara dekat dengan masyarakat dapat memberikan dampak nyata. Melalui kolaborasi, penyuluhan, dan pemeriksaan kesehatan, FK UPI terus berupaya menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda global dalam pencegahan diabetes.
Kontributor : Humas FK UPI









