Dampak Nyata FK UPI : Prof. Agus Setiabudi Pimpin Misi Kemanusiaan dan Layanan Medis bagi Korban Banjir Aceh Tamiang

Dampak Nyata FK UPI : Prof. Agus Setiabudi Pimpin Misi Kemanusiaan dan Layanan Medis bagi Korban Banjir Aceh Tamiang

Langkat (Sumatera Utara) dan Aceh Tamiang. Sebagai bentuk nyata implementasi program pengabdian masyarakat yang berdampak luas, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Fakultas Kedokteran (FK) mengirimkan tim ahli dalam misi kemanusiaan untuk membantu korban banjir di Desa Sampai Mah, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang pada 20 Desember 2025. Misi ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor IV UPI, Prof. Agus Setiabudi, dengan melibatkan tim medis dari FK UPI untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta pendampingan trauma healing. Kehadiran FK UPI di lokasi bencana bukan sekadar bantuan simbolis, melainkan wujud nyata peran prodi kedokteran dalam merespons krisis kesehatan pascabencana secara profesional dan terintegrasi. Hal ini membuktikan bahwa FK UPI berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat guna memberikan solusi medis yang cepat, tepat, dan berdampak langsung pada pemulihan fisik maupun psikis warga yang terdampak banjir.

Program ini secara strategis mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 3 mengenai Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta poin 16 tentang Penguatan Kelembagaan yang Tangguh dalam menghadapi bencana. Melalui pendekatan psikososial dan permainan edukatif, FK UPI berupaya memulihkan ketahanan mental anak-anak dan orang tua agar mampu bangkit dari trauma bencana. Sebagai rekomendasi strategis ke depan, kolaborasi antara FK UPI dan pemerintah daerah perlu diperkuat melalui sistem mitigasi kesehatan berbasis komunitas, sehingga masyarakat memiliki kesiapsiagaan medis yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana serupa. Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penanganan darurat, tetapi juga pada penguatan literasi kesehatan lingkungan pascabencana untuk mencegah munculnya wabah penyakit di pengungsian.

Rangkaian misi kemanusiaan ini berjalan dengan suasana penuh kebersamaan, di mana tawa anak-anak kembali hadir melalui aktivitas pemulihan trauma yang dipandu oleh tim ahli UPI. Acara ini juga dihadiri oleh pejabat pemerintah setempat dan tokoh masyarakat yang mengapresiasi langkah konkret UPI dalam membantu warga Desa Sampai Mah menata kembali kehidupan mereka. Melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan ini, FK UPI menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan di Indonesia. Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan bantuan medis secara simbolis oleh Prof. Agus Setiabudi sebagai komitmen untuk terus mendampingi proses pemulihan masyarakat hingga benar-benar pulih dan sejahtera.