Malang, 11 Oktober 2025. Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) bersama Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (IAIFI) Cabang Bandung resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Indonesian Physiological Society Annual Meeting (IPSAM) 2026. Penunjukan ini disepakati secara aklamasi dalam rapat kerja pengurus cabang IAIFI seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada 8 Oktober 2025 di Universitas Negeri Malang. Penunjukan FK UPI sebagai tuan rumah IPSAM 2026 menjadi bentuk kepercayaan nasional terhadap kapasitas akademik, integritas, dan komitmen FK UPI dalam mengembangkan bidang ilmu faal dan kedokteran olahraga di Indonesia. Ajang bergengsi ini akan mempertemukan para peneliti, dosen, dan mahasiswa dari berbagai universitas untuk berbagi hasil riset, pengabdian masyarakat, serta membangun kolaborasi lintas disiplin dengan para pakar fisiologi nasional dan internasional.
Sebagai tuan rumah, FK UPI berkomitmen menjadikan IPSAM 2026 sebagai wahana ilmiah dan kolaboratif yang mendorong perkembangan riset fisiologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia pendidikan. Momentum ini juga akan menjadi langkah strategis FK UPI dalam memperkuat jejaring riset nasional dan internasional, sejalan dengan visi UPI sebagai universitas pelopor pendidikan berbasis riset dan teknologi.
Program Berdampak dan Relevansi dengan SDGs. Keterlibatan FK UPI dalam IPSAM 2026 sejalan dengan semangat program “UPI Berdampak”, yang menekankan integrasi antara riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat. Melalui forum ini, FK UPI membuka ruang bagi sivitas akademika untuk menampilkan hasil penelitian yang tidak hanya bernilai akademis tetapi juga memberikan dampak sosial nyata. Kegiatan ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) dan SDG 4 (Quality Education). Dengan mengangkat isu-isu fisiologi, kesehatan, dan performa manusia, IPSAM 2026 berpotensi menghasilkan rekomendasi kebijakan dan inovasi berbasis penelitian yang memperkuat kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan literasi ilmiah di bidang kesehatan.
Rekomendasi Strategis dan Harapan FK UPI. Sebagai langkah strategis, FK UPI akan mempersiapkan IPSAM 2026 dengan pendekatan kolaboratif dan inklusif, menggandeng berbagai mitra, mulai dari universitas, lembaga riset, hingga organisasi profesi. Melalui penyelenggaraan ini, FK UPI menargetkan peningkatan kapasitas riset mahasiswa, penguatan networking ilmiah antarperguruan tinggi, serta mendorong lahirnya publikasi internasional dari hasil-hasil penelitian fisiologi yang inovatif. Selain itu, FK UPI berencana menjadikan forum IPSAM 2026 sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa, di mana mereka dapat belajar langsung dari pakar fisiologi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ilmiah tingkat nasional. Hal ini selaras dengan semangat FK UPI untuk membangun generasi ilmuwan muda yang berkarakter, inovatif, dan berdaya saing global.
Rapat kerja IAIFI 2025 di Universitas Negeri Malang dihadiri oleh seluruh pengurus cabang IAIFI dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam forum tersebut, para peserta juga membahas arah pengembangan riset fisiologi nasional serta penguatan jejaring kerja sama antarperguruan tinggi. Keputusan menunjuk FK UPI dan IAIFI Bandung sebagai tuan rumah IPSAM 2026 disambut dengan antusias oleh seluruh peserta sebagai langkah baru dalam pemerataan kegiatan ilmiah di bidang fisiologi.
Penunjukan ini menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi FK UPI untuk berperan aktif dalam memajukan ilmu fisiologi dan kesehatan di Indonesia. FK UPI bertekad menyelenggarakan IPSAM 2026 dengan profesional, inklusif, dan berdampak, guna memperkuat posisi UPI sebagai universitas unggul dan berdaya saing global dalam bidang sains dan kesehatan.
Kontributor : Humas FK UPI
