SUBANG, FK UPI – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) yang diketuai oleh dr. Diah Rahmah, Sp.PD. menggelar kegiatan skrining kesehatan dan edukasi mengenai obesitas sarkopenia pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Klinik Mitra Medika Tambakan, Subang ini menyasar 130 peserta dari komunitas senam di wilayah Subang Selatan guna meningkatkan kewaspadaan terhadap penurunan massa otot dan penumpukan lemak tubuh.
Pemeriksaan Awal dan Senam Diabetes Persadia
Rangkaian kegiatan diawali sejak pagi hari melalui pemeriksaan awal kondisi fisik para peserta. Tim medis FK UPI melakukan pengukuran Tanda-Tanda Vital (TTV), berat badan, serta tinggi badan untuk mendapatkan data dasar kesehatan sebelum peserta mengikuti aktivitas fisik.
Setelah pemeriksaan awal selesai, peserta diajak mengikuti Senam Diabetes bersama Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia). Peserta mempraktikkan gerakan Senam Diabetes Seri 1, Seri 7, dan Seri 8 yang dipandu oleh instruktur guna menjaga kebugaran jasmani dan melatih kelenturan tubuh.
Edukasi Medis Mengenai Obesitas Sarkopenia
Sesi penyuluhan dibuka oleh pembawa acara (MC) dan dilanjutkan dengan pembacaan doa. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan FK UPI, dr. Pipit Pitriani, M.Kes., Ph.D., yang menekankan komitmen akademisi dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur Klinik Mitra Medika Tambakan Subang, dr. Kristian Wijaya, MARS, FISQua, CHAE, yang menyambut baik kolaborasi edukasi medis di wilayah Subang Selatan.
Materi utama penyuluhan disampaikan langsung oleh Ketua Tim PkM FK UPI, dr. Diah Rahmah, Sp.PD. Dalam pemaparannya, dr. Diah Rahmah menjelaskan secara komprehensif mengenai pengertian obesitas, sarkopenia, serta kondisi obesitas sarkopenia. Ia menguraikan tanda dan gejala umum penurunan massa serta kekuatan otot yang disertai dengan penumpukan lemak tubuh. Setelah sesi penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif serta pembagian doorprize.
Skrining Komposisi Tubuh dan Performa Fisik
Tahapan inti dari pengabdian masyarakat ini ditutup dengan rangkaian skrining kesehatan terpadu. Prosedur diawali dengan pengisian kuesioner kesehatan oleh seluruh peserta.
Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan komposisi tubuh menggunakan alat Karada Scan untuk mengukur persentase lemak dan massa otot, serta pemeriksaan lingkar perut. Untuk menilai kekuatan otot dan fungsi fisik secara obyektif, peserta menjalani tes kekuatan genggaman tangan menggunakan alat handgrip dinamometer serta tes kecepatan berjalan sepanjang 6 meter.
Kolaborasi Akademisi dan Pelayanan Kesehatan
Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang solid antara tim FK UPI, pengelola Klinik Mitra Medika Tambakan Subang, serta komunitas Persadia. Tim FK UPI yang terdiri dari unsur dosen, tenaga medis, dan mahasiswa berkolaborasi secara aktif dalam mendampingi masyarakat selama proses pemeriksaan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga massa otot dan pola hidup sehat secara berkelanjutan.
Mendukung Pola Hidup Sehat dan Kesejahteraan Masyarakat
Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini menjadi wujud nyata komitmen FK UPI dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Pilar ke-3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being). Melalui layanan edukasi medis, pemeriksaan tanda-tanda vital, serta skrining spesifik obesitas sarkopenia, kegiatan ini mendorong upaya deteksi dini dan pencegahan risiko penyakit tidak menular pada kelompok usia dewasa maupun lansia. Pengujian komposisi tubuh dan fungsi fisik memberikan pemahaman mendalam bagi masyarakat untuk menjaga kualitas hidup secara mandiri.
Memperkuat Kemitraan Strategis Lintas Sektor
Program ini juga menguatkan ketercapaian SDGs Pilar ke-17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals). FK UPI membangun kolaborasi yang solid antara institusi pendidikan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan swasta yaitu Klinik Mitra Medika Tambakan Subang, serta komunitas kemasyarakatan Persadia. Sinergi lintas sektor ini menciptakan ekosistem pelayanan kesehatan yang inklusif, terjangkau, dan berdampak langsung bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Subang Selatan.
Kontributor : Humas FK UPI







