Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) menyelenggarakan Pelatihan Gemini AI Bersertifikat Internasional pada Jumat (26/6/2026). Acara yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 3 FK UPI ini melibatkan pakar dari Google for Education Indonesia untuk melatih dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan.
Pionir Health Informatics dan Efisiensi Medis
Dekan FK UPI, Prof. Dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, membuka kegiatan dengan memaparkan peran FK UPI dalam bidang health informatics. Penggunaan kecerdasan buatan (AI) menjadi kebutuhan strategis institusi untuk mendukung riset, proses pembelajaran, dan pelayanan kesehatan berbasis data. Sebagai wujud nyata, FK UPI saat ini menjalin kerja sama dengan universitas di Australia. Kolaborasi ini mengembangkan sistem AI yang secara faktual mampu memangkas waktu birokrasi pelayanan di rumah sakit dari satu hari menjadi hanya dua jam.
Proteksi Data Riset Melalui Akun Institusi
Keamanan informasi menjadi prioritas utama dalam pemanfaatan AI di lingkungan akademis. Digital Transformation Lead Google for Education Indonesia, Ahmad Fikri Zulfikar, menjelaskan bahwa penggunaan akun resmi UPI mutlak diperlukan saat mengakses Gemini AI. Sistem internal Google menjamin privasi penuh dengan tidak merekam atau memanfaatkan data dari akun institusi untuk melatih model AI publik. Perlindungan ketat ini memastikan data riset medis maupun dokumen administratif civitas akademika tidak mengalami kebocoran.
Praktik Kecerdasan Buatan dan Ujian Global
Sesi pelatihan teknis dipandu oleh narasumber Sudariatno. Peserta langsung mempraktikkan fitur kecerdasan buatan terapan dari Google untuk mempermudah proses akademik dan administratif. Praktik ini mencakup penggunaan platform analitik AI dalam merancang asisten virtual pembelajaran, membedah data jurnal medis secara mendalam, hingga meringkas dokumen penelitian yang kompleks.
Memasuki agenda inti, seluruh peserta mengikuti ujian sertifikasi kompetensi AI berstandar internasional dari Google. Ujian ini menetapkan standar kelulusan yang ketat guna memastikan pemahaman teknis peserta. Mereka yang berhasil memenuhi kriteria kelulusan memperoleh sertifikat kompetensi resmi yang diakui secara global dengan masa berlaku selama tiga tahun.
Integrasi SDGs dan Komitmen Lingkungan
Pelaksanaan kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan literasi digital tenaga pendidik. Selain itu, visi FK UPI dalam menciptakan efisiensi sistem rumah sakit terhubung langsung dengan target SDGs Poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Dalam operasional acara, FK UPI secara tegas menerapkan komitmen lingkungan (SDGs Poin 13) melalui implementasi kebijakan GreenMetric. Panitia meniadakan penggunaan air minum kemasan plastik sekali pakai dan mewajibkan seluruh peserta serta tamu undangan membawa botol minum pribadi.
Kontributor : Humas FK UPI




