Denpasar, 3 November 2025 — Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) turut berpartisipasi dalam kegiatan “10th Annual Scientific Meeting Indonesia Sports Medicine Association (ISMA) in Conjunction with Malaysian–Indonesian Sports Symposium (MISS) 2025” yang berlangsung di The Prime Plaza Hotel, Sanur, Bali, pada 29 Oktober–2 November 2025. Kegiatan bergengsi ini menjadi wadah akademik dan profesional bagi praktisi, dosen, dan peneliti di bidang kedokteran olahraga untuk memperkuat jejaring, berbagi inovasi, dan membangun kerja sama lintas negara.
FK UPI menugaskan dr. Pipit Pitriani, M.Kes., Ph.D., selaku Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, dr. Alvin Wiharja, Sp.KO, MMRS dosen FK UPI, serta Eka Triana Yulian, S.ST., M.M., Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya, untuk menghadiri simposium dan workshop yang diikuti oleh peserta dari berbagai institusi kedokteran, organisasi profesi, serta perwakilan dari Malaysia. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan MoA antara FK UPI dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Salah satu kontribusi ilmiah FK UPI dalam ajang ini adalah presentasi poster ilmiah berjudul “Blood Flow Restriction Training in Cardiovascular Disease: A Scoping Review of Safety, Efficacy, and Clinical Applications”, karya Kayla Anindya, Raysa Nadia Setiawan, Higasa Sora, Ramadisa Nuki Raspati, Alvin Wiharja, dan Pipit Pitriani. Penelitian tersebut menyoroti potensi latihan pembatasan aliran darah (BFR) sebagai alternatif aman bagi pasien penyakit kardiovaskular untuk meningkatkan kapasitas fungsional dan kualitas hidup dengan risiko minimal.
Partisipasi FK UPI pada forum internasional ini menjadi bukti nyata dari komitmen fakultas dalam menjalankan program “UPI Berdampak” — sebuah inisiatif untuk menghadirkan kontribusi akademik yang relevan dan aplikatif bagi masyarakat. Melalui riset dan kolaborasi global seperti ini, FK UPI memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan kedokteran yang berorientasi pada solusi kesehatan berbasis bukti dan inovasi.
Kegiatan ini juga beririsan langsung dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals). Upaya pengembangan pengetahuan di bidang kedokteran olahraga dan kolaborasi lintas lembaga mencerminkan kontribusi nyata FK UPI dalam memperkuat kesehatan global melalui kerja sama strategis dan penelitian interdisipliner.
Ke depan, FK UPI berencana memperluas kolaborasi dengan lembaga dan organisasi profesi kedokteran di tingkat nasional dan internasional untuk meningkatkan kapasitas akademik, inovasi pembelajaran, serta relevansi riset yang berdampak pada masyarakat luas. Keterlibatan aktif dalam forum seperti ISMA dan MISS 2025 menjadi tonggak penting bagi FK UPI untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kesehatan dan pendidikan kedokteran yang berkelanjutan.
Kontributor : Humas FK UPI
