FK UPI Akselerasi Akreditasi Unggul dan Peringkat Dunia

FK UPI Akselerasi Akreditasi Unggul dan Peringkat Dunia

BANDUNG – Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) mematangkan strategi percepatan akreditasi Unggul dan penguatan posisi UPI dalam QS World University Rankings dengan mengoptimalkan data responden, memperkuat riset, serta menyelaraskan instrumen kualitatif berbasis siklus PPEPP. FK UPI membahas strategi tersebut bersama Prof. Dr. Ratnaningsih Eko Sardjono, M.Si., Direktur Direktorat Penjaminan Mutu dan Pemeringkatan UPI, dalam pertemuan di Gedung FK UPI, Bandung, Senin (10/8/2026).

Target Akreditasi Unggul Nasional 2026

FK UPI menargetkan raihan akreditasi Unggul nasional pada periode 2026–2027, disusul target akreditasi internasional pada tahun 2029. Berdasarkan mekanisme terbaru, program studi kedokteran tidak perlu menunggu lulusan pertama untuk mengajukan reakreditasi. FK UPI kini memfokuskan persiapan pada instrumen kualitatif berbasis siklus PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).

Kekuatan SDM menjadi modal utama fakultas, di mana FK UPI saat ini memiliki 1 Profesor dan 6 Lektor Kepala. Rasio dosen dan prestasi mahasiswa yang terus meningkat menjadi indikator penting untuk mencapai nilai optimum dalam penilaian akreditasi.

Strategi Peningkatan Peringkat QS World University Ranking

Saat ini, UPI berada di peringkat 1.416 dunia dalam daftar QS World University Ranking dengan persentil 5,9%. Untuk memperkuat posisi ini, universitas mengalihkan kuota responden dari basis program studi menjadi basis fakultas, dengan target 30 responden akademisi dan 30 responden pemberi kerja (employer) per fakultas.

Khusus untuk bidang Medicine, FK UPI perlu mengejar publikasi minimal 190 artikel dalam kurun waktu 5 tahun agar dapat menembus jajaran 850 besar dunia pada subjek tersebut. Hingga saat ini, jumlah responden bidang Medicine menunjukkan tren positif, naik dari 7 orang menjadi 9 orang. 

Kontribusi FK UPI terhadap Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Implementasi strategi ini berkaitan erat dengan indikator Sustainability dalam pemeringkatan QS yang mencakup aspek sosial dan lingkungan. FK UPI secara konkret berkontribusi pada pencapaian SDGs poin ke-3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan) dan poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas).

Salah satu bukti nyata kontribusi sosial fakultas adalah amanah membina 8 mahasiswa dari Mappi, Papua yang saat ini menjalani masa matrikulasi. Program ini merupakan upaya fakultas dalam memeratakan kualitas tenaga kesehatan di wilayah tertinggal, sesuai dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang inklusif.

Kolaborasi Global dan Kualitas Kurikulum

FK UPI menerapkan kurikulum hybrid yang khas dan telah mendapatkan pengakuan nasional saat menjadi narasumber di Forum Dekan Kedokteran seluruh Indonesia. Dalam hal reputasi internasional, fakultas akan menyisipkan materi pengisian survei QS dalam pelatihan pendidik klinis untuk memastikan para mitra dokter dan instansi kesehatan dapat memberikan penilaian yang akurat terhadap kinerja universitas.

Pimpinan fakultas menekankan pentingnya menjaga komunikasi rutin dengan kolega lama dan mitra rumah sakit. Responden pemberi kerja tidak terbatas pada level direktur, melainkan mencakup dokter spesialis dan pelatih (trainer) di rumah sakit mitra.

Kontributor : Humas FK UPI