Bandung. Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menunjukkan komitmen penuhnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel dengan menyelenggarakan Workshop Pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas (ZI). Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada Kamis, 04 Desember 2025 di Ruang Rapat Lt.3 Fakultas Kedokteran UPI. Workshop ini secara khusus berfokus pada pengisian LKE ZI tahun 2025 sekaligus mempersiapkan langkah-langkah untuk pengisian LKE tahun 2026. Inisiatif ini menandai langkah proaktif FK UPI, yang merupakan entitas akademik termuda di lingkungan UPI, dalam menyambut penilaian integritas demi mencapai predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Inisiatif FK UPI ini merupakan bagian vital dari program “Berdampak” institusi untuk menciptakan perubahan transformatif dalam pelayanan publik dan birokrasi internal. Upaya pembangunan Zona Integritas, yang didukung penuh oleh Dekan FK UPI, Prof. dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, M.Pd., Ph.D., memiliki dampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, FK UPI aktif memastikan setiap area manajemen—mulai dari manajemen perubahan hingga peningkatan kualitas pelayanan publik—berjalan sesuai standar integritas. Hal ini secara fundamental berkontribusi dalam membangun kepercayaan publik dan mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan kampus.
Komitmen FK UPI terhadap Zona Integritas ini sejalan erat dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang Kuat. Melalui reformasi birokrasi dan peningkatan akuntabilitas yang sistematis, FK UPI memainkan peran penting dalam mempromosikan institusi yang efektif, akuntabel, dan transparan di semua tingkatan, sebagaimana semangat SDG 16. Sinergi internal terjalin melalui kehadiran tim pendamping ZI dari Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) UPI, yang telah memiliki pengalaman dalam pembangunan ZI, membuktikan bahwa kolaborasi antar fakultas menjadi modal sosial yang kuat bagi FK UPI untuk memantapkan fondasi integritasnya.
Untuk memastikan keberlanjutan dampak positif dari workshop ini, FK UPI direkomendasikan untuk membentuk gugus tugas internal yang bertugas memonitor dan mengevaluasi implementasi aksi-aksi perubahan secara berkelanjutan. Selain itu, diperlukan adanya sosialisasi rutin yang masif kepada seluruh sivitas akademika agar semangat Zona Integritas menjadi budaya kerja dan diterapkan dalam setiap proses akademik maupun non-akademik di lingkungan Fakultas Kedokteran.
Kegiatan Workshop Pengisian LKE ZI dilaksanakan dari pukul 08.30 WIB s.d selesai. Acara diisi dengan pendampingan teknis dan diskusi mendalam mengenai setiap komponen LKE ZI berdasarkan area perubahan, yang bertujuan memberikan panduan praktis kepada tim internal FK UPI dalam mengumpulkan bukti dukung yang valid dan komprehensif. Dekan Fakultas Kedokteran UPI, Prof. dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, M.Pd., Ph.D., hadir langsung untuk memberikan arahan dan dukungan. Turut hadir Tim Narasumber/Tim Pendamping ZI dari FPIPS UPI yang langsung memberikan bimbingan teknis dalam pengelolaand dan pengisian area-area dalam Zona Integritas.
Melalui sinergi antar fakultas ini, FK UPI tidak hanya memenuhi kewajiban administrasi terkait LKE ZI, tetapi juga secara fundamental membangun fondasi kelembagaan yang kuat, modern, dan profesional. Langkah ini adalah investasi jangka panjang. Keberhasilan dalam pembangunan Zona Integritas akan menjadi indikator penting pencapaian visi UPI sebagai universitas yang unggul dan terdepan, memberikan kepastian bahwa seluruh proses akademik dan non-akademik dilaksanakan dengan integritas tinggi dan pelayanan prima.
Kontributor : Humas FK UPI


