FK UPI Wujudkan Kepedulian Melalui Bakti Sosial Intervensi Nyeri: “Bebaskan Nyeri, Raih Kualitas Hidup Sejati”

FK UPI Wujudkan Kepedulian Melalui Bakti Sosial Intervensi Nyeri: “Bebaskan Nyeri, Raih Kualitas Hidup Sejati”

Bandung, 26 Oktober 2025 — Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) bekerja sama dengan Klinik Pratama UPI dan Klinik Artikular sukses menyelenggarakan Bakti Sosial Intervensi Nyeri untuk Masyarakat pada Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Gedung Klinik Pratama / UPT Layanan Kesehatan UPI, Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FK UPI dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis edukasi sebagai wujud pelaksanaan program Berdampak UPI—yakni program yang mengedepankan kontribusi nyata universitas dalam menjawab kebutuhan masyarakat.  Dengan mengusung tema “Bebaskan Nyeri, Raih Kualitas Hidup Sejati”, kegiatan ini memberikan layanan pemeriksaan dan terapi intervensi nyeri secara langsung kepada masyarakat. Ratusan peserta dari berbagai kalangan hadir sejak pagi dan mengikuti sesi edukasi mengenai pencegahan serta penanganan nyeri kronis. Melalui kegiatan ini, FK UPI menegaskan peran penting perguruan tinggi dalam menjembatani ilmu kedokteran dengan aksi nyata yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. 

Pimpinan Klinik Artikular, Dr. dr. Alif Noeriyanto Rahman, Sp.OT, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara lembaga pendidikan dan layanan kesehatan. “Banyak orang menganggap nyeri adalah hal yang harus diterima, padahal nyeri bisa diatasi. Melalui intervensi yang tepat, seseorang dapat kembali beraktivitas tanpa rasa sakit. Kami ingin menunjukkan bahwa hidup bebas nyeri adalah hal yang bisa dicapai,” ujar dr. Alif. Kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa FK UPI untuk mengembangkan kompetensi klinis dan empati sosial secara langsung di lapangan. Program intervensi nyeri ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being). Selain itu, keterlibatan mahasiswa FK UPI dalam kegiatan ini turut mendukung tujuan ke-4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penerapan pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat.

Sebagai langkah lanjutan, FK UPI berencana mengembangkan klinik edukatif intervensi nyeri berkelanjutan yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan penelitian dan pelatihan bagi tenaga medis muda. Program serupa juga akan diperluas ke wilayah lain di Jawa Barat melalui kerja sama dengan dinas kesehatan dan fasilitas layanan primer. Dengan demikian, keberlanjutan program dapat memperkuat ekosistem kesehatan masyarakat yang preventif, edukatif, dan berkelanjutan.

Acara berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh pimpinan FK UPI bersama manajemen Klinik Pratama UPI. Kegiatan diawali dengan sambutan, dilanjutkan dengan sesi edukasi, pemeriksaan fisik, terapi intervensi nyeri, serta konsultasi kesehatan individu. Antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap layanan intervensi nyeri yang mudah diakses dan berbasis keilmuan. Melalui kegiatan ini, FK UPI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sejalan dengan visi universitas sebagai pelopor pendidikan dan kesehatan yang humanis. Bakti sosial ini tidak hanya meringankan nyeri fisik masyarakat, tetapi juga mengembalikan semangat hidup sehat dan produktif menuju Indonesia yang lebih sejahtera.

Kontributor : Humas FK UPI