FK UPI Gandeng Prof. Albert Hutapea dari ICLM untuk Perkuat Kurikulum Lifestyle Medicine

FK UPI Gandeng Prof. Albert Hutapea dari ICLM untuk Perkuat Kurikulum Lifestyle Medicine

Bandung, 4 Februari 2025 – Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) terus berinovasi dalam dunia pendidikan kedokteran dengan memperkenalkan mata kuliah elective Life Style Medicine. Dalam pertemuan strategis yang digelar di Ruang Rapat Lt. 3 FK UPI, Prof. Dr. Albert M. Hutapea, MPH, AIFM, AIFO, dari Indonesia College of Lifestyle Medicine (ICLM), bersama jajaran akademisi FK UPI membahas pentingnya pendekatan berbasis sains kedokteran gaya hidup dalam menangani penyakit tidak menular (PTM) yang semakin meningkat di Indonesia.

Dalam pertemuan ini, dipaparkan bahwa PTM seperti stroke (19,4%), kardiovaskular (14,4%), kanker (13,5%), serta diabetes dan komplikasinya (6,2%) menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Oleh karena itu, pengenalan konsep lifestyle medicine menjadi sebuah langkah strategis dalam mencegah dan menangani penyakit-penyakit ini melalui intervensi berbasis gaya hidup.

Prof. Albert menjelaskan bahwa Indonesia College of Lifestyle Medicine (ICLM) berperan dalam memperkenalkan sains kedokteran gaya hidup yang telah terbukti secara ilmiah sebagai metode preventif dan kuratif utama sebelum intervensi farmakologi. Konsep ini telah diterima luas oleh berbagai praktisi medis, mulai dari dokter umum, spesialis, ahli gizi, hingga praktisi kesehatan masyarakat.

Dalam kurikulum mata kuliah Life Style Medicine di FK UPI, mahasiswa akan diperkenalkan pada pendekatan holistik OPTIMUM, yang mencakup: Olahraga teratur dan terukur, Pola makan dan minum yang tepat, Tidur dan istirahat yang restoratif, Ikatan sosial yang membangun, Manajemen stres, Ungkaian zat adiktif dan polutif, serta Mediasi kuasa Sang Maha Pencipta. Pendekatan ini diyakini dapat menjadi fondasi utama dalam menciptakan tenaga medis yang mampu menerapkan metode kesehatan berbasis gaya hidup.

Sebagai bagian dari implementasi program ini, FK UPI bersama ICLM juga merencanakan berbagai langkah strategis, termasuk:

  • Pengembangan kurikulum mata kuliah Life Style Medicine.
  • Penelitian bersama dalam bidang kesehatan berbasis gaya hidup.
  • Visiting lecture dari para pakar internasional.
  • Health Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 9 September 2025.

Selain itu, kerja sama antara UPI-FK dan ICLM akan diperkuat melalui penandatanganan MoU yang selanjutnya akan diturunkan menjadi Implementation Agreement (IA). Diharapkan kolaborasi ini tidak hanya berdampak di lingkungan akademik UPI, tetapi juga meluas ke tingkat regional hingga nasional.

Dekan FK UPI, Prof. dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, M.Pd., Ph.D., menegaskan bahwa integrasi lifestyle medicine dalam kurikulum kedokteran merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas tenaga medis di Indonesia. Dengan pendekatan berbasis sains ini, FK UPI berharap dapat mencetak lulusan yang memiliki pemahaman mendalam tentang pencegahan dan penanganan penyakit kronis melalui intervensi gaya hidup sehat.

Dengan meningkatnya prevalensi PTM, penerapan lifestyle medicine semakin relevan. FK UPI berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pendidikan yang berbasis bukti ilmiah dan praktik terbaik di dunia medis.

Kontributor : Humas FK UPI/Sarna Suryana